WHAT ARE YOU?! (PART 1)

TITLE : WHAT ARE YOU?!

MAIN CAST : Sooyoung, ?, Jiyoung, Chanyeol

OTHER CAST : Sulli, ?, Yuri, Luhan, ?

RATING : PG 15

GENRE : Romance, Fantasy, Mistery

NB : maaf jika ada penulisan yang salah/tidak baik/menyinggung

anyeong readerdeul, setelah cukup lama ga ngepost sekarang aku bawa ff baru

semoga kalian suka

happy reading & don’t be siders

Image

 

Normal pov

Sooyoung terus berjalan meski sebenarnya dia sudah sangat lelah.

dia menatap kelangit lagi, tentu saja langit masih gelap meski lampu lampu terotoar bersinar begitu terang

“hahh… masih jauh ya”gumam sooyoung.

dia memang gadis kuat,tapi untuk berjalan dari rumah yuri sampai kerumahnya itu adalah hal yang bisa dianggap gila.

tapi mau bagaimana lagi? Bus yang bisa mengantarnya sudah tidak lewat karena waktu juga sudah menunjukan pukul Sembilan malam

“harusnya aku tahu yuri hanya ingin mempermalukanku disana,mereka sama sekali tidak memperdulikanku”kata sooyoung menyesal.

“zieeennkkkkkkkkkkkk”

seketika mata sooyoung terbelalak saat ia melihat sesuatu yang bergerak sangat cepat dilangit

“aigoo…apa… tadi itu meteor?” kata sooyoung sambil berlari kearah cahaya itu menuju

Tapi sayang sekali sooyoung kehilangan cahaya itu karena geraknya sangat cepat

“biimmmmmm bimmmmm” sooyoung langsung berhenti dan menoleh pada sebuah mobil yang behenti didekatnya

“sooyoung-ah ayo kuantar” kata pemilik mobil itu yang tak lain adalah jiyoung,kakak dari yuri

Sebenarnya dia tak terlalu akrab dengan jiyoung,tapi karena keadaan mendesak iapun menurut dan masuk kemobil itu

“BRUAKKK” saat diperjalanan, tiba-tiba mereka seperti menabrak sesuatu

“jiyoung-ssi… apa kita menabrak seseorang?”Tanya sooyoung panik

“molla…tapi aku sungguh tak melihat siapapun tadi…lebih baik kita memeriksanya” kata jiyoung lalu segera keluar

Sooyoung ikut keluar,lalu dia melihat seorang namja tergeletak dengan baju sedikit sobek dibagian pinggangnya.

orang itu menutupi kepalanya dengan jaket besar dan menutupi wajahnya dengan masker yang bentuknya tidak biasa

“sajangnim…gwenchanayeo?” Tanya jiyoung sambil menghampiri orang itu

Perlahan orang itu bangun dan melihat sooyoung dan jiyoung bergantian

Tanpa bicara apa-apa, orang itu pergi begitu saja dengan langkah terpincang

“tuan apa…anda baik-baik saja…? sepertinya kau terluka… mari kami antar ke klinik” kata kata sooyoung sambil menghalangi jalan orang itu.

lalu dengan gerak perlahan Orang itu menatap sooyoung tajam,

“CLINNNNKKKKKKK”

“DEG DEG DEG……………………..”

Sooyoung terkejut dan reflek mundur saat tiba-tiba mata namja itu bersinar dan bola matanya berubah menjadi merah

dia merasa jantungnya berdetak sangat cepat dan dia merasa kehilangan oksigen sekarang

“sooyoungie? Waeyo?” tanya jiyoung.

tapi sooyoung tak bisa bicara apa-apa selain melihat namja itu yang perlahan pergi

“biarkan saja.. sepertinya dia tak mau diobati” lanjut jiyoung

Sooyoung masih terdiam sambil mengingat kejadian tadi,

“mata itu…”gumam sooyoung. Ia berusaha menyehatkan akal fikirannya sekarang

“bagaimana bisa seseorang memiliki mata yang bisa berganti warna seperti itu?” lanjut sooyoung lagi

“Hashhh kurasa aku kelelahan,lebih baik aku tidur..”kata sooyoung lalu segera menaikan selimutnya sampai menutupi seluruh badannya

“CTAKKKK” tiba-tiba terdengar suara benda yang membentur kaca

Sooyoung reflek membuka selimutnya kembali dan menengok kearah balkon kamarnya

Sooyoung mengeryit saat melihat candela kamarnya yang tadi tertutup sekarang membuka

“ashh… bwoya..?” kata sooyoung takut.sooyoung merasa jantungnya berdebar cepat lagi.

sebenarnya dia tak percaya pada hantu, tapi entah kenapa hari ini dia diselimuti rasa takut setelah bertemu dengan namja tadi

“sooyoungie… mianhae aku kemarin tidak bisa mengantarmu…”kata yuri sambil menggenggam erat tangan sooyoung.

Sooyoung tahu kenapa yuri seperti itu,karena sooyoung sedang bicara dengan luhan,salah satu mahasiswa cina yang mengikuti pertukaran pelajar dikampusnya.

luhan adalah satu-satunya orang yang mau berteman dengan sooyoung.ternyata yuri  menyukai namja itu dan dia berusaha agar bisa mendapat perhatian luhan

“gwenchana… aku sudah biasa seperti itu^^” jawab sooyoung dengan senyum terpaksa

“memang kemarin ada apa?” Tanya luhan

“oh..ng kemarin ada pesta ulang tahun dirumahku,kukira sooyoung datang bersamamu.. ternyata kau tidak diberitahu dia ya?” Tanya yuri dengan suara centilnya

“oh.. pesta kemarin? dia sudah memberi tahu tapi aku harus bertemu seseorang jadi aku tidak bisa ikut.. mianhae yuri-ssi”

“gwnchana luhan-ssi..^^”

“TEMAN-TEMAN!! HARI INI TIDAK ADA MATA KULIAH” tiba tiba seungri masuk dan berteriak didepan kelas

“yeehhhhhhhhhhhhhheeeeyyyyyy” teriak semuanya kecuali sooyoung

dan Ternyata luhan menyadari perubahan raut wajah sooyoung

“sooyoungie what happen?” Tanya luhan

“ah anhi…hanya saja aku masih harus menunggu sampai nanti jam tiga”

“what?why?”

Sooyoung hanya tersenyum tipis,

@taman kampus

“aigo.. lihat dia,tak ada seorangpun yang mau dekat dengan yeoja aneh itu”

Sooyoung yang sedang menbaca buku kini melirik sebentar kearah dua yeoja yang duduk tak jauh darinya.

Sooyoung memutar bola matanya lalu segera menggunakan heatsetnya.

itu satu-satunya cara agar dia tak mendengar bullyan dan ejekan dari teman-teman kampusnya

“srekkkkkk”

lagi-lagi sooyoung seperti mendengar suara-suara aneh

kini dia menoleh cepat kearah semak-semak yang ada dibelakangnya. ia melepas satu heatsetnya untuk memastikan suara apa itu

Tapi lagi lagi ia tak melihat apa-apa

“lihat dia,setelah kejadian itu dia jadi semakin aneh.. ”sooyoung mendegar lagi ocehan dua yeoja tadi

Sooyoung kini menoleh tajam pada keduanya.

“ckkreekkk..brugggghhh” dan tiba-tiba kursi taman yang sedang diduduki dua yeoja itu ambruk karena salah satu kaki kursi tersebut patah

alhasil keduanya kesal,kesakitan segaligus terkejut sekarang. ditambah lagi ejekan dari beberapa orang yang melihat kejadian itu

bukannya ikut tertawa tapi Sooyoung terbelalak heran,

“bagaimana bisa? semua kursi ditaman ini baru diperbaharui awal tahun ini”batin sooyoung

“APA YANG KAU LAKUKAN? KAU..!!! YANG MELAKUKAN SEMUA INI KAN?!!” salah satu dari mereka berteriak dan menunjuk wajah soo

“bagaimana bisa kau menuduhku seperti itu sedangkan jelas-jelas aku berdiri disini!!” kata sooyoung

“mungkin kursi itu juga tak suka dengan mulut kalian” lanjutnya sambil tersenyum smirk

“BWO?!!! KAU!!”

sooyoung tidak perduli lagi dan memilih pergi dari sana.

“beeb beeb”

“ne yeobseyeo” sapa sooyoung

“ya babo!! Kenapa kau belum pulang? Aku lapar bodoh!!”

Sooyoung tersentak saat mendengarkan bentakan adiknya

“sulli,tadi kau bilang kau ingin mengundang teman-temanmu kerumah makanya aku…”

“pokoknya cepat pulang atau aku akan…!!” belum selesai adiknya bicara,sooyoung langsung memotongnya

“ne sulli,aku akan segera pulang,kau tunggu saja…”katanya

Sooyoung segera beranjak pulang agar adiknya tidak melakukan hal yang ia takutkan

“BRUKKK” tapi karena terburu-buru dia malah menabrak seseorang hingga handphone yang ia genggam jadi terpental

“ommo… hanphoneku..” sooyoung beranjak mengambil handphonenya itu, tapi orang tadi ternyata juga berniat mengambilnya

“DEG…” tiba-tiba sooyoung merasa jantungnya berdebar cepat lagi saat tangan mereka tak sengaja bersentuhan

Keduanya kini saling bertatapan sejenak,

“mi.. mianhae,aku terburu-buru jadi tidak melihat jalan” kata sooyoung lalu membungkuk.orang itu tersenyum tipis lalu balas membungkuk

“sulli-ya aku pulang..” kata sooyoung saat dia masuk kedalam rumah

Tapi langkahnya terhenti saat ia melihat sulli dan teman-temannya menatapnya sambil tersenyum mengejek

“lihat!! sudah kubilang dia sangat bodoh…hahahaha” ejek sulli sambil menunjuk sooyoung

“hahahahaha” teman-teman sulli ikut menertawainya.

hanya ada satu orang yang diam sambil menatap kasihan pada sooyoung

Sooyoung hanya terdiam,tangannya mengepal karena marah dan kesal

tapi dia segera menahannya,dia kembali mengingat pesan dari almarhum orang tuanya

sooyoungie… meski sulli adalah adik angkatmu,tapi appa minta sayangilah dia seperti keluargamu sendiri.. ne?”

Tanpa bicara apa-apa sooyoung berbalik dan segera pergi

“kau mau kemana hah?” Tanya sulli.sooyoung berbalik

“apa yang kau inginkan?” Tanya sooyoung

“cepat masakan kami sesuatu !!! lagipula pacarmu sudah kau bunuh,kau ingin menemui siapa lagi?!!”

“BWO?!!”

Mata sooyoung terbelalak, ia merasa hatinya langsung tersayat mendengar kata-kata itu

“sulli,apa maksudmu kakakmu ini pembunuh?” Tanya salah satu teman sulli

Sulli tersenyum smirk pada sooyoung yang terlihat seperti ingin menangis.

“bukankah bisa dilihat dari wajahnya?” kata sulli.

sooyoung menghela nafas lalu segera masuk kedapur

“CHOI JINRI!! Apa kau tidak tahu cara menghormati seseorang? bagaimana bisa kau bicara seperti itu pada kakakmu sendiri?”

“Dan juga kalian,kalian tidak malu teman kalian memiliki sifat tak beradab seperti dia?” chanyeol yang sejak tadi diam kini berdiri dan menunjuk wajah sulli dengan ekspresi marah

“hey,chanyeolie.. ada apa denganmu?” Tanya sehun

Sulli hanya diam sambil menatap namja yang ia suka itu dengan mata berkaca-kaca

“gwenchana noona?” Tanya chanyeol lembut sambil berdiri disamping sooyoung

Sooyoung menoleh sebentar lalu tersenyum pada namja tinggi disampinghya

“gwenchana ^^”katanya

“aku tahu,semua yang dikatakan sulli tidak benar ^^” hibur chanyeol

Sooyoung menghela nafas,

”itu benar chanyeol-ah,akulah yang membunuh hyungmu”


Flashback

cheondung menatap sooyoung,berusaha meluluhkan hati yeojachingunya yang marah tanpa sebab

“kau kenapa chagi? Kenapa kau seperti ini?”Tanya cheondung sambil meraih tangan sooyoung.

sooyoung masih terdiam menatap kearah lain. saat ini ia lebih memilih menatap jalanan yang sangat ramai itu

“chagiaya…” cheondung memegang dagu sooyoung agar dia bisa menatap manik mata indah sooyoung

“lebih baik cukup sampai disini saja…”kata sooyoung lalu segera menyebrang jalan

Sedangkan cheondung kini terdiam kaku setelah mendengar apa yang sooyoung katakan.hatinya terasa benar-benar sedih dan sakit sekarang

Ia menatap sendu pada sooyoung yang kini menatapnya dari sebrang jalan

Tapi ada sesuatu yang aneh,sooyoung sekarang tertawa kearahnya

“PARK-SANG-HYUN!!! SAE-NGIL-CHU-KHA-HAM-NI-DA…HAHAHA” kata sooyoung riang.dia mengangkat kedua tangannya dlalu membentuknya seperti lambang love

Cheondung menghela nafas lega, sekarang perasaannya tidak lagi sedih dan khawatir. melainkan bahagia,terkejut,terharu dan satu lagi dia semakin mencintai sooyoung

“CHOI SOOYOUNG… AWAS KAU!! KAU HARUS MEMBERIKU DOUBLE KISS UNTUK INI!!! HAHAHA” kata cheondung lalu beranjak mengejar sooyoung yang kini tertawa melihatnya

Sooyoung segera berlari agar cheondung tidak memeluknya atau mungkin malah nekat menciumnya dipinggir jalan.

“CHIIIIIITT BRUAKKKK !!! ”

Tapi Langkah sooyoung terhenti seketika,Matanya terbelalak karena terkejut mendengar suara yang sangat keras dibelakangnya itu,

dia membalikkan tubuhnya perlahan.

End flashback

 

Setahu chanyeol, sooyoung adalah gadis kuat yang tak menangis meski sulli memperlakukannya dengan sangat buruk. tapi saat sooyoung mengingat cheondung, dia akan sangat mudah menitikan air mata

“andai saja aku tak mengerjainya hari itu,semua pasti tak akan terjadi.. pasti saat ini aku masih bahagia bersamanya… pasti dia akan menghiburku sekarang…”sooyoung menunduk sedih

“kau tidak salah noona, itu semua takdir.. “kata chanyeol sambil mengusap pundak sooyoung pelan

–***–

Sooyoung menggesekan kedua tangannya, berusaha menghangatkan kedua tangannya yang dingin seperti es karena dinginnya malam.

dia menatap lagi pada kantung plastik berisi makanan yang tadi diberikan bibi choi padanya.

“srakkk” sebuah suara membuat langkahnya terhenti

Sooyoung menoleh cepat ke semak-semak dipinggir jalan,dan dia melihat seseorang sedang duduk dibalik semak-semak itu

“a..apa dia hantu?” gumam sooyoung. Meski dia takut,tapi kakinya tetap berjalan mendekat keorang itu

Sooyoung mengeryit saat melihat orang itu memegangi lengannya yang mengeluarkan darah begitu banyak

”sepertinya dia terluka” gumam soo sedikit khawatir

“gwenchanayeo?” Tanya sooyoung pelan. dia melompati semak-semak yang tingginya hampir selutut sooyoung

dia berjalan mengendap-endap menghampiri orang itu

“apa kau terluka?”Tanya sooyoung lagi. Tapi orang itu tetap diam saja

“shheeeeetttt”

“CLIIINNKKKK!!” Tiba-tiba orang itu menoleh cepat padanya, dan lagi-lagi ia melihat mata namja itu bersinar lalu bola matanya berubah menjadi merah

Sooyoung  langsung mundur karena terkejut, dan jujur saja saat ini dia sangat takut.

Karena Tidak seperti sebelumnya,kali ini dia hanya sendiri dan tak ada siapapun dijalan itu.

hanya ada beberapa mobil yang berlalu, dan pasti mereka tak perduli dengan apa yang terjadi dipinggir jalan

sooyoung terjatuh karena kakinya tersangkut semak-semak

“si.. siapa kau?” Tanya sooyoung sambil mengeryit,berusaha melihat wajah namja itu.

tapi tentu saja, soo hanya bisa melihat mata ‘orang’ itu yang tetap bersinar merah. sedangkan rambutnya tertutup oleh jaket dan sebagian wajahnya tertutup masker yang bentuknya sangat aneh

“a.. apa kau.. manusia?” Tanya sooyoung sambil merangkak mudur

‘orang’ itu hanya diam sambil terus menatap sooyoung tajam

“sooyoung noona!!” tiba-tiba sebuah suara mengagetkan keduanya.

sooyoung melihat chanyeol berlari kearahnya

“strraaakkkkk ziinnnnnkkkkk” tiba-tiba ‘orang’ itu langsung berlari.

bukan bukan,lebih tepatnya orang itu menghilang, karena larinya yang sangat cepat.bahkan lebih cepat dari kedipan mata sooyoung

“noona kenapa kau duduk disana?”Tanya chanyeol

Sooyoung hanya diam,dia masih syok dengan kejadian yang terjadi didepan matanya tadi

–**–

Akhir-akhir ini sooyoung merasa seseorang selalu melihatinya saat dia tidur. jadi dengan keberanian yang ia kumpulkan, ia berniat merekam semuanya.

 

Someone pov

 Aku menatap yeoja tinggi itu dari atas pohon,aku tertawa kecil melihatnya

dia sedang memasang sebuah kamera dimeja belajarnya dan diarahkan tepat dibalkon kamarnya.

“Jadi kau menyadari kehadiranku? Apa kau benar-benar ingin melihatku?” gumamku

“srakkk”

Aku langsung menoleh kesamping, dan melihat temanku sedang menatapku

“ada apa lagi? Dia memintamu untuk memukuliku lagi ?”

“hyung,sudah kubilang kau…belum boleh menampakan dirimu padanya, dia masih memiliki rasa takut padamu.. apalagi hari ini dia ingin merekamu”

Aku menghela nafas “lalu sampai kapan aku harus menunggunya tidak takut denganku? jika dia tak sering melihatku dia akan selalu takut denganku..”

“tapi kau akan dihukum lagi hyung… jangan biarkan aku menyiksamu terus, aku tersiksa karena itu”

“haaahhh,sudah kubilang lebih baik kau mundur saja menjadi pendampingku.. aku bisa saja membunuhmu”

Lalu tiba-tiba dia tersenyum “ingat hyung!! saat dibumi,akulah yang bisa melakukan itu padamu hyung” katanya

“tappp”aku merasa dia memegang pundakku, setelah itu semua berubah gelap

 

Normal pov

Sooyoung membuka mata perlahan saat ia merasakan sebuah cahaya menyilaukan matanya. cahaya itu juga terasa hangat menyentuh kulitnya

Sooyoung segera menoleh kecendela, dia mengeryit saat melihat candela itu tidak terbuka. tidak seperti malam-malam sebelumnya

Sooyoung bangun dan segera mengambil kamera yang tadi malam dia pasang

Setelah selesai melihat rekaman itu,sooyoung menghela nafas

“haaahh saat aku ingin melihatnya dia malah tidak muncul.., apa.. memang hanya perasaanku saja?”

“UNNIIEEE!!!!!” sooyoung terdiam sejenak setelah mendengar teriakan adiknya.

ia tersenyum sambil menyemangati dirinya sendiri

“fighting soo”gumamnya

“NDEEEE”balas sooyoung lalu segera turun kebawah

Sooyoung menoleh kesemak-semak yang dulu mempertemukannya pada ‘orang’ itu.

“seharusnya aku senang karena tidak melihatnya,tapi kenapa aku malah mencarinya.. ashh babo!!”umpat soo pada dirinya sendiri

“sooyoungie” panggil seseorang

Sooyoung menoleh dan melihat bibi choi berlari kearahnya

“bibi… ada apa mengejarku sampai sini? Kaki bibi kan belum sembuh” kata sooyoung khawatir

“ini… untuk uang makanmu dan sulli selama sebulan” kata bibi choi sambil memberi sooyoung sejumlah uang.

Bibi choi adalah adik dari appa sooyoung

“bibi,tidak usah.. aku tulus kog membantu bibi, bisa mendapat makan setiap hari saja aku sudah berterima kasih,”

“lagipula kami sudah tercukupi dengan uang pensiun appa dan omma” tolak soo halus. bibi choi tersenyum

“gwenchana,aku tahu kau tulus.. tapi kau membantu direstaurant bibi juga menghabiskan tenaga dan waktu mudamu.. jadi terimalah sooyoungie ^^”kata bibi choi lalu menggenggam tangan sooyoung

“gomawo bibi ^^,kalau begitu biar kuantar pulang” kata soo

“anhi,tidak usah… lebih baik kau segera pulang karena ini sudah sore^^, anyeong sooyoungie, salam untuk sulli ne?” kata bibi choi lalu pergi

Sooyoung tersenyum,”nde,gomawo bi..”

”terimakasih Tuhan” Kata soo senang sambil menatap langit

“srakkk” terdengar suara dari arah semak-semak

Sooyoung langsung menoleh cepat pada semak-semak itu.

Ia menelan ludahnya lalu memberanikan diri mendekat lagi kesemak-semak itu.

tapi Sooyoung sedikit terkejut saat ia melihat keadaan dibalik semak-semak itu saat hari masih terang

“kenapa aku baru tahu ada danau disana” kata soo sambil mendekat kearah danau itu. ia lupa akan tujuan utamanya

Sooyoung menoleh kesekeliling, danau itu terlihat sejuk dengan bukit-bukit kecil yang mengelilinginya.

dibukit itu tumbuh beberapa bunga dan terdapat pohon-pohon besar yang rindang.

“daebakiya” gumam sooyoung terpukau

Lalu soo mengeryit saat ia melihat seorang namja sedang tidur dipinggir danau, dia bersandar pada salah satu pohon.

Sooyoung mendekat tanpa mengalihkan pandangannya dari namja yang wajahnya terlihat tenang dengan rambut blonde dan pakaian serba putih itu

“bukankah… dia yang tak sengaja menabraku dikampus?” batin sooyoung

Sooyoung kini sudah berdiri didepan namja itu.dia memiringkan kepalanya kekanan dan kiri,berusaha mengingat wajah yang tak begitu asing baginya

Dia terus Melihat wajah namja yang jujur saja sangat mempesona menurut sooyoung. wajahnya terlihat sempurna dengan hidung mancung dan kulitnya yang putih

Perlahan namja itu membuka mata, dan dia sangat terkejut saat melihat sooyoung berdiri didepannya

Sooyoung tak kalah terkejut, apalagi setelah ia melihat mata namja itu bersinar lalu bola matanya berubah warna

tapi bukan berubah menjadi merah melainkan mata namja itu berubah menjadi biru

Sooyoung mundur karena terkejut. dia menutup mulutnya sambil terus melihat namja itu dengan heran

“hashhh jinjja” namja itu memegang dahinya sebentar lalu berdiri dan mendekat pada sooyoung.seulas senyum terukir diwajahnya

“si.. siapa kau? Bukan.. maksudku.. kau ini apa?“ kata sooyoung sambil terus mundur

“tenanglah.. aku tak akan menyakitimu” kata namja itu lembut sambil mendekat pada sooyoung

Tapi sooyoung tetap saja mudur padahal dia sudah mendekati tepi danau. mungkin dua langkah lagi sooyoung bisa tercebur

“sttraaapppp shheeettt” mata soo langsung terbelalak saat namja didepannya tiba-tiba menghilang.

“tappp” nafas sooyoung terhenti sejenak saat ia merasa seeorang memegang kedua bahunya.

tangannya terasa dingin dan aura disekitar sooyoung berubah menjadi sejuk

“tenanglah.. aku tak akan menyakitimu” bisiknya lembut tepat ditelinga sooyoung

Sooyoung jadi sedikit merinding,apalgi nafasnya menyapu leher sooyoung

“si.. siapa kau sebenarnya?”tanya sooyoung gugup

__tbc__

haaaah mianhae kalo membosankan.

tetep ditunggu tanggepan kalian ya ^^

2 thoughts on “WHAT ARE YOU?! (PART 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s